Jumat, 13 Mei 2016

Perilaku Semut Rangrang – Rela Berkorban

Pahlawan selalu siap berkorban demi nusa dan bangsa,,,,,kata-kata itu selalu kita dengar saat dibangku sekolah. Namun jangan salah ternyata sifat Rela Berkorban ini berlaku juga untuk koloni semut rangrang. Perilaku ini terlihat setelah team Agrobisnis Sukabumi mengamati sekian lama fenomena ini.
Beberapa kondisi dapat menyebabkan sifat Rela Berkorban ini muncul karena beberapa hal misalnya ada peluang “jalan” koloni dapat melarikan diri dari tempat bersarang.
Ini terjadi karena :
-          Semut memiliki keinginan untuk bersarang ditempat baru yang luas dibandingkan kandang buatan kita yang terbatas luasnya
-          kandang semut terlalu dekat dengan dinding sehingga semut berpikir untuk pindah ke lokasi baru
-          tempat/ember air pelindung kaki kandang terlalu kecil sehingga semut memiliki keinginan untuk menyeberang kelokasi baru
Dengan kondisi diatas maka koloni akan berupaya “kabur” melalui jalan diatas dan akan mengorbankan dirinya agar menjadi pijakan temannya misalnya menyeberang di air. Jadi akan banyak semut yang Rela Berkorban agar koloni dapat melarikan diri.
Untuk itu diperlukan trik-trik agar koloni yang kita pelihara dan merupakan asset jangan sampai melarikan diri. Hanya hitungan jam saja, koloni yang kita pelihara dengan modal jutaan rupiah dapat meninggalkan kandang tanpa kita ketahui.
Beberapa trik yang dapat kita gunakan :
-          posisi kandang jangan terlalu dekat dengan dinding ataupun benda yang menyebabkan koloni berpikir melarikan diri
-          usahakan ember/tempat air kaki kandang agak besar sehingga koloni tidakbisa menyeberang
-          beri larutan oli bekas pada ember air diatas namun resikonya akan banyak koloni yang mati
Demikian pengalaman team Agrobisnis Sukabumi dalam mengamati perilaku Rela Berkorban koloni ini.

Semoga bermanfaat……………

Tidak ada komentar:

Posting Komentar